Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

22 Juni 2011

Pacaran Nyok

Dewasa ini yang namanya "pacaran" sudah menjadi bahasan yang lazim terjadi di masyarakat kita, tidak hanya terjadi pada remaja yang notabene masih pelajar SMA maupun SMP, fenomena pacaran juga mulai terlihat di masa-masa Pendidikan Sekolah Dasar.

monyet oh monyet
Banyak pro-kontra tentang pacaran itu sendiri, khususnya dari kalangan orang dewasa saat melihat gaya pacaran anak muda yang terkadang membuat mereka menggelengkan kepala saking herannya.

Entah para orang tua tersebut yang kurang bisa mengikuti perkembangan zaman #katanya ataukah muda-mudi sekarang yang sudah bertindak terlalu jauh dari kewajaran etika dan moral #katanya.


Kalau melihat definisi pacaran menurut wikipedia, maka pacaran itu dapat diidentifikasikan sebagai :
"Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan"
Sedangkan dari hasil survey gua selama ini (baik dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain) definisi pacaran seperti yang dikatakan wikipedia diatas tidak dilakukan sepenuhnya, khususnya bagi ababil-ababil disana yang melakukan pacaran hanya sebatas karena rasa suka dan rasa possesif, bahkan terkadang hanya sebagai bahan taruhan belaka.

Gua juga tergelitik setelah membaca salah satu ayat dalam buku "Al-Asbun ; Manfaatulngawur" karangan mas Pidi Baiq, dalam salah satu ayat tersebut (gua lupa ayat berapa dan surat apa) berbunyi :
"cinta pada masa pacaran adalah mengagumi kelebihan pasangan, sedangkan cinta pada masa menikah adalah memahami kekurangan pasangan."
Dalam alkitab novelnya tersebut seorang Pidi Baiq dengan gaya nyelenehnya juga secara tersirat (menurut gua) menyatakan ketidaksukaannya dengan gaya pacaran muda-mudi zaman sekarang yang terkesan penuh akan dosa (soal remaja bisa di cek di lapak tetangga).

trus pacaran yang benar itu seperti apa kk ?

Sebenarnya gaya pacaran yang benar-benar benar itu juga sedang dalam pendalaman, alias ane juga masih mencari seperti apa wujudnya. Gua cuma bisa bilang itu kembali ke individu masing-masing (baca: pasangan tersebut), karena yang menjalani hubungan tersebut, baik-buruk, senang-susah, cinta-benci dan semacamnya hanya dirasakan oleh mereka yang menjalaninya sendiri

Tapi menurut pendapat gua pribadi, pacaran yang baik dan benar itu adalah ketika kita bisa (atau mulai) memahami pasangan kita, tidak melulu mementingkan ego pribadi, karena manusia, baik pria maupun wanita itu pada dasarnya ingin dipahami. Selain itu jika dalam hubungan terjadi suatu hal yang menyebabkan pasangan tersebut menjadi bertengkar, maka mereka akan berpikir dengan jernih dahulu sebelum mengambil keputusan, kalau pun misalkan kemungkinan terburuk yang harus diambil (sebut saja putus) maka pasangan tersebut tidak serta-merta harus seperti air dan minyak, malah sebaliknya hal tersebut seharusnya bisa menjadikan mereka partner yang baik satu sama lain, meski tentu saja hal tersebut sedikit susah dilakukan di awal-awal masa mereka menjomblo kembali.

trus cewe tipe kk itu seperti apa ?

#eh #loh kenapa malah nanyain ini ?

Well, karena sudah didesak ane kasih bocorannya #modus #promosisebenarnya #gapeduli

Ini bocorannya :
  1. Manusia, mau secantik apapun tapi dia alien ane ogah.
  2. Wanita, ane masih normal jadi masih ingin punya pasangan seorang wanita.
  3. Tidak lebih tua, maksud disini adalah tidak lebih tua secara umur dari gua, minimal lebih tua beberapa bulan saja, tidak sampai 2 tahun.
  4. Tidak cuek parah, gua adalah tipe yang hobi smsan, tapi kalau si cewe-nya yang bilang lagi nggak mau smsan ane bakalan ngalah, bukan menghilang begitu saja tanpa kabar yang jelas.
  5. Seiman, ane termasuk orang yang setuju dengan pendapat wikipedia tentang definisi dari pacaran, jadi jangan heran kalau kadang-kadang gua "bercanda" soal menikah ke pasangan gua, dan gua hanya ingin menikah dengan orang yang seiman dengan gua.


Cukup Sekian
Wassallamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh



Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...