Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

29 Juli 2011

Kepak Sayap Baru Sang Garuda

Ketika peluit tanda pertandingan antara Indonesia melawan Turkmenistan dibunyikan oleh wasit asal Australia B. Williams maka tidak ada satu warga Indonesia pun yang tidak gembira melihat pencapaian penuh keringat para pemain timnas Indonesia yang berhasil lolos ke babak selanjutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Semua kalangan, baik anak-anak, remaja, orang tua, bahkan kubu partai politik yang baru-baru ini mendapat masalah internal partainya bersuka-cita merayakan keberhasilan skuad merah-putih membungkam Turkmenistan dalam pertandingan yang mendebarkan.

selebrasi Gol M. Nasuha

Empat gol yang diciptakan oleh Christian "el loco" Gonzalez, Muhammad Nasuha dan Muhammad Ridwan hanya bisa dibalas tiga gol oleh pemain Turkmenistan yang pada babak pertama terlihat kagok bermain di lapangan sebagus dan semulus Stadium Utama Gelora Bung Karno.

Berikut ini adalah beberapa pemain timnas yang patut mendapat perhatian lebih saat pertandingan kemarin malam :

#1. Boaz Solossa

Pemain terbaik Liga Super ini merupakan mimpi buruk bagi pertahanan tim tamu. Dengan kecepatan dan passing-passing akuratnya terbukti mampu mengacak-acak pertahanan Turkmenistan. Sumbangan assist masing-masing kepada Gonzalez dan Muhammad Ridwan sudah lebih dari cukup baginya hingga dianugrahi status man of the match.


#2. Christian "el loco" Gonzalez

Gonzalez memang bukan keturunan asli Indonesia, ia mendapatkan status naturalisasinya setelah menetap cukup lama di tanah air, tapi kesungguhannya membela tim merah-putih tidak kalah dari pemain keturunan asli Indonesia sendiri. Pemain yang kini memperkuat Persib Bandung ini merupakan sosok striker yang sudah lama dinanti oleh publik sepak bola Indonesia. Sosok pemain yang bisa memanfaatkan kesempatan sekecil apapun untuk dikonversi menjadi gol, selain itu dengan lamanya jam terbang bermain di kompetisi Indonesia, membuatnya paham dengan pola permainan khas Indonesia. Terbukti dengan umur yang sudah kepala tiga ia masih bisa menjadi ujung tombak yang tajam bagi merah-putih, dan kemarin ia buktikan dengan suntingan dua gol ke gawang Turkmenistan.


#3. Ferry Rotinsulu

Gawang timnas kemarin memang bergetar tiga kali dalam kurun waktu kurang dari 20 menit, hal yang membuat moral pemain Turkmenistan kembali bangkit untuk mengejar ketertinggalan, tapi itu semua bukan kesalahan sang penjaga gawang ; Ferry Rotinsulu. Sepak terjang Ferry yang baru-baru ini berhasil mendepak koleganya ; Markus Horison ke bangku cadangan bisa dikatakan gemilang, apalagi jika kita memperhatika di awal-awal babak kedua dimana serangan bergelombang Turkmenistan mulai terjadi, kalau bukan Ferry yang berada di bawah mistar merah-putih, mungkin skor akhir pertandingan bukan 4-3 lagi untuk kemenangan Indonesia.


Selain pencapaian fantastis pemain timnas kita, pada saat yang sama kita masih melihat masalah klasik yang ada di tubuh timnas Indonesia. Faktor stamina, ya, faktor stamina yang kemudian berpengaruh kepada konsentrasi pemain dilapangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Wim Rijsbergen selaku pelatih kepala dan Rahmad Darmawan selaku asisten pelatih. Tiga gol balasan yang terjadi di pertengahan babak kedua itu terjadi karena kurangnya konsentrasi di lini pertahanan Indonesia. Semoga masalah ini dapat segera diatasi dan cita-cita publik sepak bola Indonesia melihat tim kesayangannya berlaga di pentas Piala Dunia bisa terealisasikan.



MAJU TERUS PERSEPAKBOLAAN INDONESIA
JAYALAH WAHAI GARUDA





Sumber:
- semua gambar didapatkan dari google

2 komentar:

  1. Kapan ya indo bisa masuk piala dunia...

    BalasHapus
  2. Aaaaaa! gue teriak2 lho waktu Indo dapet 4 gol :'D

    BalasHapus

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...