Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

21 September 2011

The Flying Dutchman

Sebelum terkenal melalui trilogi Pirates of Carribean, nama The Flying Dutchman terlebih dahulu muncul dalam kartun Spongebob Squarepants sebagai hantu bajak laut yang ditakuti para penduduk lautan. Dan sebenarnya nama tersebut ialah nama sebuah kapal, bukan nama orang seperti yang kebanyakan orang kira. Sebetulnya darimana legenda The Flying Dutchman berasal ? Mengapa legenda menyatakan kapal ini mengarungi tujuh lautan tanpa lelah ? dan apakah benar seluruh awak The Flying Dutchman menjadi arwah gentayangan akibat ulah kaptennya ?

The Flying Dutchman

Banyak sekali versi cerita dari The Flying Dutchman, salah satu yang tertua ialah cerita tentang pelaut Belanda yang sangat ambisius dalam menguasai lautan. Pada tahun 1500-1600, sebelum Inggris memiliki armada laut yang kuat, Belanda merupakan penakluk lautan. Disebutkan bahwa kapten Van Straaten ialah kapten yang giat dalam mengarungi laut dan samudra, dan bersedia mengorbankan segalanya untuk menjadi kapten terkuat. Tapi akibat keserakahan dan keangkuhannya ia dihukum oleh alam untuk hidup selamanya di laut tanpa bisa berlabuh di dermaga. Kabarnya kapal The Flying Dutchman sering terlihat di daerah Cape of Good Hope di bagian selatan Afrika, kapal nelayan disarankan agar mengubah haluan jika berpapasan dengan kapan Van Straasen karena dapat menularkan kutukan.

Lalu pada tahun 1821 ditemukan catatan tertulis pertama terkait dengan The Flying Dutchman. Dalam salah satu edisi Blackwood’s Magazine yang terbit pada bulan Mei 1821, diceritakan bahwa sebuah armada laut Belanda yang dikutuk karena menantang alam. Awal terjadinya kutukan tersebut ialah karena ambisi sang kapten ; Hendrik Van der Decken untuk segera menyelesaikan misi untuk menemukan Cape of Good Hope. Sedikit berbeda dengan mitos tentang The Flying Dutchman, Blackwood’s Magazine menceritakan secara detail tentang perjalanan sang kapten. Tujuh tahun setelah misi diberikan, Van der Decken masih belum bisa menemukan Cape of Good Hope. Meski para awak kapal sudah merasa putus asa tapi karena sang kapten memiliki sifat yang tegas dan tidak ada yang berani menantang keputusannya perjalanan tetap dilakukan. Hingga suatu malam Van der Decken berhasil menemukan letak Cape of Good Hope melalui bantuan teleskop, tapi untuk mencapainya ia harus melalui badai. Merasa kesal akhirnya sang kapten mengumpat kepada badai tersebut.

Van der Decken

Tidak lama kemudian kapal Van der Decken berpapasan dengan sebuah kapal kecil, nelayan di kapal tersebut mengingatkan sang kapten untuk tidak melanjutkan perjalanannya. Bukannya mematuhi atau menghormati saran sang nelayan, ia malah mengumpat dan berkata ia lebih memilih dikutuk untuk berlayar selamanya hingga kiamat daripada harus menyerah dari alam. Saat itu juga, bagaimana kerasnya ia mencoba, ia tidak bisa menemukan dermaga untuk berlabuh. Ada juga kisah yang mengatakan sebenarnya kapal Van der Decken tidak dikutuk dan berhasil berlabuh. Namun seluruh awak kapalnya terserang wabah penyakit pes dan tidak diperbolehkan berlabuh oleh penduduk desa yang takut tertular. Karena tidak mendapat pertolongan seluruh awak kapal meninggal di lautan. Rasa sakit hati membuat mereka menjadi arwah gentayangan yang terus mengarungi lautan bersama kapal hantunya. Versi lain juga mengatakan bahwa terjadi pembunuhan sadis di kapal Van der Decken yang memakan korban seluruh penghuninya.

Catatan sejarah lainnya juga mengatakan ada kapten lain yang dianggap menjadi kapten dari Flying Dutchman. Adalah Bernard Fokke yang terkenal sebagai kapten yang piawai dalam mengarungi lautan. Dikisahkan bahwa Fokke dapat berlayar dari Belanda ke Pulau Jawa dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini sungguh mengherankan karena pada masa tersebut, kapal tercepat saja membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai Pulau Jawa. Kepiawaiannya itu kemudian dicurigai banyak pihak karena Fokke sebenarnya telah bekerja sama dengan iblis hingga kapalnya dapat berlayar dengan cepat.


Penampakan The Flying Dutchman



Selain dalam bentuk mitos, cerita penampakan The Flying Dutchman juga disertai beberapa catatan penampakan. Salah satu yang paling terkenal ialah catatan dari Prince George of Wales yang kemudian dikenal sebagai King George V of United Kingdom. Catatan yang dibuat pada tahun 1900-2000 itu menyatakan bahwa Prince George yang sedang berlayar bersama adiknya, Prince Albert Victor of Wales, melihat sebuah kapal aneh di dekat perairan Australia. Di atas Bacchante, kapal Prince George, 13 orang mengaku telah melihat kapal yang diselimuti kabut aneh pada saat subuh. Tidak hanya suram, kapal yang diduga The Flying Dutchman itu diliputi aura berwarna merah darah. Namun karena tebalnya kabut, awak kapal tersebut tidak terlihat dengan jelas. Karena penasaran, Prince George memerintahkan awak kapalnya untuk mendekati kapal tersebut menggunakan sekoci, namun mereka tidak berhasil menemukan apa pun. Dalam sekejab kapal besar itu hilang ditelan kabut, padahal seharusnya kapal sebesar itu masih dapat terlihat oleh teleskop dalam jarak 200 yard.



Sumber :
- Gamestation edisi 142. Agustus 2007

5 komentar:

  1. gue jg msh belom menemukan hati untuk berlabuh -____- mirip sm dutchmen.wkwkwk pertamaaax nih gw.

    BalasHapus
  2. weiss kereen.. gue mah taunya flying Dutchman punya harta kartun *efek kartun*

    BalasHapus
  3. gak nyangka ternyata kartun spongebob ada memuat sedikit mitos dan legenda juga...

    BalasHapus
  4. Isinya ada manusia gurita yg bisa maen piano pake tentakel mulutnya *korban pelem

    BalasHapus
  5. @dinda : maka dari itu jangan mengumpat pada nelayan yak #eh


    @Ervina : harta karun Davy Jones yak? saya juga masih bingung itu ada di Flying Dutchman apa dari kapal lain ...


    @Expecto Patronum : itulah kerennya orang-orang nick #apanya


    @Kenni : pasti Pirates of Carribean,, hha

    BalasHapus

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...