Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

28 Oktober 2011

Masa Boyband/Girlband

SNSD
Boyband maupun Girlband telah menjadi trend tersendiri bagi anak muda Indonesia sekarang. Semenjak munculnya Boyband SM*SH (meski sempat dituduh plagiat) menjadi pionir bagi munculnya Boyband dan Girlband di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, boyband/girlband yang muncul langsung membludak hingga menjadi suatu trend.

Boyband/Girlband ini sendiri sebenarnya 'harus' dibentuk oleh tiga atau lebih personil yang berusia muda. Selain memiliki suara yang indah juga dituntut kemampuan untuk mengikuti koreografi yang telah ditentukan sebelumnya. Karena pada penampilannya sangat energik maka faktor stamina sangat diperlukan bagi mereka yang menekuni profesi ini.

Penggila dari genre ini biasanya ialah kalangan gadis-gadis remaja, mereka termasuk fanatik terhadap grup yang mereka sukai. Bahkan bagi beberapa boyband asal Korea (yang memang sedang booming) memiliki fans hampir di seluruh dunia.

Selain karena kualitas musiknya, ternyata tampang yang 'menjual' menjadi salah satu faktor pendukung popularitas grup tersebut. Karena faktor ini jugalah banyak penggemarnya berasal dari kaum hawa, meski faktor koreografi dan musikalitas juga tidak kalah penting.

Westlife

Boyband pertama yang memiliki popularitas hingga mendunia ialah boyband-boyband yang berasal dari Amerika, sebut saja Westlife dan N'Sync. Grup musik asal negeri Paman Sam ini lebih menonjolkan sisi musikalitas, meski berwajah rupawan dan memiliki koreo yang bagus, namun mereka dapat langsung 'menyihir' pendengar lagu mereka melalui sisi musikalitas. Karena lebih mengusung sisi musikalitas, maka tidak heran jika boyband-boyband asal Amerika memiliki masa edar yang cukup lama di dunia musik.

B2ST

Dan pada masa sekarang, era boyband/girlband mulai didominasi oleh grup-grup asal Korea. Boyband seperti SuJu (Super Junior), SHINEE, Big Bang dan B2ST serta Girlband seperti SNSD, T-ARA dan AfterSchool menjadi fenomena tersendiri di dunia musik, khususnya di Indonesia.

Selain dari wajah personilnya yang rata-rata tampan dan imut, koreografi yang ditunjukkan grup-grup asal negeri Ginseng ini dapat diancungi jempol. Hal ini karena industri musik di Korea sudah berkembang sedemikian rupa hingga pencarian bakat-bakat muda dalam dunia boyband/girlband ini sudah sedemikian bagus.


Bahkan grup-grup Korea ini juga kadang memasukan suatu cerita - bisa disebut drama kecil - dalam video klip mereka. Hal tersebut menjadi salah satu faktor banyaknya penggemar, karena ada beberapa orang yang pada awalnya tertarik melihat cerita dalam video klip tersebut hingga lambat laun menjadi menyukai lagu-lagu mereka yang lain.

Selain itu totalitas berkarir menjadi nilai lebih grup-grup asal Korea. Para personil boyband/girlband Korea ini harus rela waktu senggang mereka diisi dengan latihan koreo yang intensif dan diaturnya menu makanan mereka agar memiliki bentuk badan yang proporsional. Selain itu beberapa manajemen boyband/girlband di Korea juga melarang personilnya untuk minum sembarangan, apalagi minum minuman yang terlalu dingin/panas. Semua itu dilakukan agar kualitas suara mereka dapat terjaga.


Bagaimana dengan boyband/girlband yang berasal dari Indonesia ?

Meski sebenarnya Indonesia telah lama memiliki boyband (sebut saja Trio Libels), namun baru pada medio 2011-an lah genre musik menjadi dikenal luas masyarakat. Adalah grup SM*SH yang menjadi awal dari kemunculan boyband di Indonesia, dan 7icon menjadi pionir Girlband di Indonesia.

Meski pada awal kemunculannya sempat dicap sebagai grup plagiat, namun perlahan wajah-wajah personil tiap boyband maupun girlband itu mulai sering menghiasi layar kaca Indonesia. Namun karena memang masih 'baru' dalam dunia musik Indonesia, beberapa grup tanah air ini kerap kali tampil lip-sync ketika manggung. Hal inilah yang membuat beberapa penikmat musik tanah air menjadi kurang menyukai mereka. Selain itu dengan dandanan yang terkesan 'menor' ditambah lagu yang belum banyak membuat penampilan boyband maupun girlband tersebut terkesan hambar.

Meski terkesan 'norak' bin 'alay' mereka juga merupakan anak bangsa yang ingin berkarya. Mungkin karena sistem manajemen boyband/girlband di negara kita yang memang masih 'baru' membuat penanganan beberapa grup-grup di Indonesia menjadi terkesan asal-asalan (bahasa kasarnya ; hanya jual tampang). Tapi apa salahnya jika kita berdoa dan sedikit berharap kalau boyband/girlband negara kita bisa memiliki popularitas yang menyamai grup-grup ternama luar negeri. Bukan menjadi proyek musiman yang waktu edarnya hanya beberapa lagu kemudian bubar dan tidak berkarya lagi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...