Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

7 Maret 2013

Black Cat [ Manga Review ]

TRAIN Heartnet atau 'Black Cat' merupakan pembunuh handal dari organisasi Chronos. Hingga suatu saat ia memilih meninggalkan pekerjaannya sebagai eraser Chronos dan menjadi sweeper biasa.

Namun ternyata masa lalunya sebagai eraser masih menghantuinya sampai sekarang.








Sinopsis

Train Heartnet merupakan eraser dari organisasi Chronos Numbers yang memiliki kemampuan untuk melenyapkan setiap orang yang diyakini dapat menggangu keamanan dunia. Train mendapatkan julukan Black Cat karena matanya yang emas menyala apabila emosinya meninggi serta karena kalian "aku datang membawakan nasib buruk" sebelum membunuh targetnya.

Namun semenjak pertemuannya dengan Saya Minatsuki, perlahan sifat Train menjadi berubah. Dalam menjalankan misi, alih-alih membunuh ia malah membuat semua lawannya pingsan. Akibat tindakannya ini ia dihukum oleh Chronos Numbers karena dianggap telah mengabaikan perintah mereka. Namun Train yang sudah dekat dengan Saya malah berjanji untuk tidak membunuh siapapun.

Setelah selesai menjalankan masa hukumannya Train menyadari bahwa Saya sedang diserang. Ia diserang oleh salah seorang agen Chronos bernama Crees Diskenth. Creed yang mengagumi sosok Train sebagai seorang pembunuh berdarah dingin membunuh Saya yang ia anggap sebagai orang yang membuat Train kehilangan sosok pembunuhnya. Train yang mengetahui hal tersebut bergegas menyelamatkan Saya, namun ketika ia sampai semua sudah terlambat.


Sejak kejadian itu ia memilih meninggalkan pekerjaannya sebagai eraser dan beralih profesi menjadi sweeper. Ia berpartner dengan Sven Vollfied, seorang sweeper tangguh yang tengah dibelit hutang dan Eve, manusia buatan Don Torneo, bos mafia terakhir yang dibunuh Train sebelum meninggalkan pekerjaannya sebagai eraser.

Namun ternyata hidup Train tidak bisa tenang. Creed Diskenth yang juga mengkhianati Chronos Numbers kembali memburunya agar bisa menjadi pembunuh berdarah dingin dengan kemampuan yang sudah jauh meningkat. Bisakah Train memegang pendiriannya untuk tidak membunuh sementara dirinya merupakan musuh dari Creed dan Chronos Numbers?


Karakter

Train Heartnet

Mantan eraser Chronos Numbers dengan alias Number Thirteen. Selain angka tiga belas yang merupakan perlambangan nasib sial, ucapan "aku datang membawakan nasib buruk" dan bola matanya yang bisa berubah warna menjadi emas ketiga emosinya meninggi membuat ia diberi julukan 'Black Cat'.

Sisi pembunuh berdarah dinginnya hilang ketika berkenalan dengan Saya Minatsuki, seorang sweeper yang tinggal di apartemen yang sama dengannya. Kematian Saya jugalah yang membuat ia meninggalkan (baca: mengkhianati) Chronos Numbers agar dapat hidup bebas.

Train memiliki senjata pistol bernama Hades. Hades merupakan pistol khusus yang dibuat dari Orihalcon. Orihalcon merupakan material terbaik yang ada di dunia dan hanya diberikan kepada para eraser Chronos Numbers.

Sven Vollfied

Mantan petugas di Biro Investigasi Internasional ini merupakan rekan Train dalam menjalankan kehidupannya sebagai sweeper. Ia sendiri menjadi sweeper setelah kematian rekannya, Lloyd Goldwynne dalam sebuah misi.

Ia merupakan seorang gentleman yang memiliki prinsip tidak akan bertarung melawan anak kecil atau wanita. Meski sering merasa terganggu dengan sifat nyeleneh Train, namun Sven merupakan orang yang selalu tenang dan mampu berpikir kreatif dalam berbagai kondisi.

Sven memiliki kemampuan layaknya sweeper biasa, ia handal dalam menggunakan beragam jenis senjata seperti pistol hingga granat. Namun Sven memiliki Vision Eye di mata kanan yang membuatnya mampu melihat masa depan. Mata kanan tersebut merupakan donor dari rekannya Lloyd yang meninggal ketika menjalankan suatu misi bersama, sebelum meninggal Lloyd memilih mendonorkan matanya kepada Sven yang kehilangan mata kanan akibat serangan mafia.

Eve

Ia merupakan senjata biologis milik Don Torneo. Sebagai senjata, Eve memiliki sifat yang patuh akan apapun perintah yang diberikan padanya. Pertemuannya dengan Train dan Sven membuat dirinya lebih 'manusiawi'.

Setelah menjadi sweeper, Eve seringkali bersaing dengan Train untuk menjadi sweeper yang lebih hebat. Eve senang membaca buku, dari membaca buku ia mendapatkan banyak informasi dan kemampuan baru.

Sebagai senjata biologis, Eve memiliki nanomachine yang memungkinkan ia mengubah bagian tubuhnya menjadi senjata. Umumnya ia mengubah tangan dan rambutnya menjadi sebilah pedang. Seiring waktu, kemampuan transformasi (atau disebut "Trans Arm") Eve semakin berkembang.

Creed Diskenth

Mantan agen Chronos yang membelot ketika Train meninggalkan Chronos Numbers. Creed merupakan orangnya yang narsis dan maniak. Masa kecilnya membuat Creed membenci dunia, namun ia tidak berniat membalas dendam pada dunia, ia hanya ingin membunuh siapa saja yang ia anggap tidak pantas hidup.

Train merupakan satu-satunya orang di dunia ini yang ia hormati. Saat masih menjadi partner, ia terkesima dengan sosok dingin Train yang seakan merupakan perwujudan dirinya. Hal itulah yang membuatnya membunuh Saya yang ia anggap telah merubah Train-nya.

Creed memiliki kemampuan Tao dan dipersenjatai katana bernama 'Kotetsu'. Menggunakan kekuatan Tao-nya, Creed mampu mengeluarkan 'pedang imajiner' yang mampu memanjang dan menebas lawan-lawannya selama ia mengkehendakinya.

Saya Minatsuki

Sweeper yang mengubah hidup Train. Pertama kali bertemu dengan Train saat ia mencuri susu milik Train untuk diberikan pada kucingnya. Mereka memiliki kesamaan yaitu sama-sama suka duduk diatas atap apartemen.

Saya menjadi sweeper karena merasa kehidupan bebas sebagai sweeper cocok dengan dirinya yang 'stray cat'. Sifat bebas milik Saya inilah yang perlahan-lahan merubah Train dari pembunuh berdarah dingin menjadi sosok yang lembut dan suka bercanda. Namun karena itu juga ia dibunuh oleh Creed.

Saya tidak memiliki kemampuan khusus, meski begitu ia merupakan salah satu sweeper yang hebat. Ia memiliki senjata andalan bernama 'reflection shot', dimana peluru dari pistolnya dapat berubah arah sebelum mengenai targetnya.


Ensiklopedi

Chronos Numbers

Chronos adalah organisasi bawah tanah yang menguasai sepertiga ekonomi dunia. Tujuan Chronos didirikan adalah untuk menjaga kedamaian dunia. Karena itu anggota Chronos sering ditugaskan untuk menghancurkan organisasi atau individu yang dirasa dapat mengancam kedamaian dunia.

Chronos memiliki tiga belas pembunuh elit yang disebut Chronos Numbers. Setiap Numbers memiliki kemampuan masing-masing dan mendapatkan tato di bagian tubuh untuk menunjukkan identitas Numbers mereka. Setiap Numbers diberikan senjata yang terbuat dari orichalcon.


Sweeper

Sweeper merupakan pekerjaan bagi mereka yang ingin menangkap kriminal dan mendapatkan bayaran. Harga hadiah yang didapatkan tergantung dari kriminal yang berhasil ditangkap dan semua itu berasal dari uang pemerintah.

Kode etik bagi seorang sweeper adalah tidak boleh membunuh siapapun, baik itu kriminal maupun sweeper lainnya. Ranking para kriminal juga dibedakan dari F sampai SS. Penjahat kelas kecil (F) biasanya memiliki harga buruan yang rendah, sedangkan penjahat seperti Creed (SS) bisa dihargai sangat mahal.


Review

Black Cat merupakan manga yang enak dan nyaman untuk dibaca. Alur cerita yang jelas dan gampang dipahami dipadu dengan artwork rapih dan tidak terlalu 'ramai' menjadikan manga ini terasa ringan untuk dibaca. Perkembangan ceritanya juga dimensi pertarungan yang berbeda karena karakter utamanya menggunakan pistol juga menjadi salah satu daya tarik manga karya Kentaro Yabuki ini.

My Rating : 8/10


13 komentar:

  1. yeah.. pertamas...
    hehehe, udah lama nggak nongol.. :D
    btw ini manga udah lama loh.. baca waktu SMA dulu, tp bkn versi penerbit macam elex ma m&c, yg bajakan gitu deh.. hehehe.. maklum ngebet pgn baca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak, baca manga ini udah lama. Ane punya manga-nya loncat-loncat edisinya tapi, hehehehe.

      Hapus
  2. tentang pembunuh bayaran yang tobat ya.. sepertinya menarik, selama ini baca sinopsis black cat dari halaman belakang komik2 di rumah aja XD

    BalasHapus
  3. sepertinya Eve ini salah satu tokoh One Piece yang pindah manga, dia abis makan buah apa bisa berubah-ubah bentuk.
    yah sayang Creed cuma bisa ngeluarin pedang yang imajiner, bukan yang lain :"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eve ini mirip dengan Golden Darkness di To-Love-Ru :v

      Hapus
  4. kyaaaa black cat, udh lama banget baca komik ini, dan kisahnya masih inget sampe sekarang. habis seru sih. yang paling oke menurut gue itu edisi2 sebelum dan pas final-nya. aduh gile itu ga sabaran banget nungguin komiknya terbit. wkwkwkwk

    BalasHapus
  5. Baru tahu ada manga seperti itu, maklum jarang baca buku komik (~_~")

    Tapi, saya suka dengan gambar ilustrasi dan jalan ceritanya hehe ... :D

    BalasHapus
  6. wah gue cuma nonton animenya bang XD
    cuma pas apostle of the star runtuh train gk tau kemana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anime sama manga ceritanya beda di bagian akhir Ky :v

      Hapus
  7. Wahh... ini Komik yang aku pernah baca sampi tamat waktu SMP :D Emang serius keren banget... Gue sukanya tuh sama chronous yang senjatanya pake benang :D (Klo gak salah inget)

    BalasHapus
  8. bacanya loncat2 dan... itu jaman kapan ya ._.


    gambarnya lebih banyak dipandang daripada toloveru yg dikit2 fanservice -3-

    BalasHapus
  9. wah.........
    dah lama banget nih komik......
    Q baca waktu smp
    tapi critanya mang seru!
    Q suka sama senjatanya train!
    tapi menurutku yg paling seru tuw saat pertarungan puncak saat mau tamat.....
    pokoknya keren deh....

    BalasHapus

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...