Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

28 Oktober 2016

Enam Rekomendasi Anime Fall 2016


Karena anime fall kali ini rata-rata sudah mencapai episode tiga, maka ada baiknya saya memberikan beberapa anime yang pantas masuk daftar 'anime yang harus kalian lihat' pada musim gugur 2016. Memang bila dibandingkan dengan beberapa season sebelumnya, daftar anime yang rilis pada fall kali ini dikatakan agak sedikit, apalagi karena keberhasilan anime Re:Zero yang sukses membuat banyak orang lupa kalau dua season sebelumnya juga ada beberapa anime bagus.

Bila melihat gambar diatas tentu kalian berpikiran saya akan memasukkan anime pendek 'Getsuyoubi no Tawawa" dalam list rekomendasi kali ini. Well unfortunately, you're wrong, hal tersebut karena Tawawa 'hanya' sebuah anime pendek, sedangkan dalam daftar kali ini saya memasukkan anime standar (dengan durasi 20 menit lebih). Well, mari kita mulai!

*note, rekomendasi berdasarkan opini pribadi dan disusun berdasarkan alfabet*


#1. DRIFTERS


Sebagai penggemarkan anime/manga masterpiece Kouta Hirano-sensei sebelumnya; Hellsing, tentu ada banyak hal yang membuat saya jatuh cinta (dan sangat merekomendasikan) anime ini. NBCUniversal Entertainment Japan sebagai produser anime ini (yang juga memproduksi Getsuyoubi no Tawawa) 'berhasil' membuat salah satu daya tarik (dan utama) dari anime bertipe blood and gore, yaitu tidak ada sensor sama sekali!

Alias, 'sistem sensor' pada anime ini adalah referensi asli dari manga-nya, yang berarti para pembaca manga dapat merasakan imajinasi mereka saat membaca manga akan menjadi kenyataan, sebuah pencapaian yang gagal didapat anime gore sebelumnya semisal Tokyo Ghoul dan Terra Formars yang 'mengharuskan' penikmatnya membeli versi blu-ray agar dapat 'terbebas' dari sensor ala anime ecchi.

Direkomendasikan untuk kalian yang tidak memiliki masalah --bahkan suka-- apabila menonton anime bertipe blood and gore karena tidak adanya sensor. Tapi apabila kalian terbiasa menonton anime hanya untuk mencari waifu, maka anda salah apabila menonton Drifters.


#2. FUNE WO AMU


Anime ini bercerita tentang Majime Mitsuya yang bekerja pada perusahaan penerbitan buku. Majime yang menyukai membaca buku dan memiliki pengetahuan yang luas akan kata kemudian ditarik Kouhei Araki dalam divisi kamus untuk membuat kamus baru, sekaligus disiapkan sebagai suksesornya karena Araki sendiri telah memutuskan untuk pensiun karena urusan keluarga.

Anime ini saya anggap sebagai tipe slice of life, dan cukup ringan namun menyenangkan, mostly karena secara pribadi, saya memang menyukai hal yang bisa disebut 'permainan kata'. Permainan kata dalam hal ini adalah penggunaan sebuah kata yang dapat digunakan dalam konteks berbeda karena maknanya pun dapat berubah sesuai dengan apa yang sedang dibahas.

Anime ini saya rekomendasikan karena rasanya jarang anime bertipe slice of life yang mengandung sedikit (bahkan hampir tidak ada) element jokes-nya namun masih terhitung ringan dan enak untuk diikuti, at least for me


#3. KEIJO!!!!!!!!


Yerp, I admit it, saya tidak langsung menonton anime Keijo!!!!!!!! ini, karena dari tampilan awalnya sudah 'jelas' terlihat kalau the fanservice is strong with this one. Tapi kemudian saya teringat ketika menonton anime Kill la Kill, dimana dibalik 'so-called' fanservice, ada cerita kuat didalamnya, maka dari itu saya memutuskan untuk mencoba menonton anime ini.

Karena ini anime ini menceritakan sebuah olahraga semacam gulat di atas STAND yang berada diatas air, dan para pemainnya harus menjatuhkan lawan mereka dalam air atau terjatuh (jatuh dalam dunia sumo) namun hanya menggunakan bokong dan dada mereka. Yerp, kalian tidak salah baca, bokong dan dada.

Meskipun ada banyak sisi fanservice-nya, namun karena dasarnya anime ini adalah anime sport, maka nilai jual anime sport semisal latihan keras tanpa lelah dan rivalitas dengan pemain lain masih menjadi nilai jual utama, meskipun sebenarnya saya ragu masih kalah pamor dibandingkan sisi fanservice-nya.

Tentu saja anime ini saya rekomendasikan buat kalian para fanservice hunters, karena melihat kedepannya sulit untuk menikmati anime sport apabila hanya dibatasi sebanyak satu season pendek (12 episode) saja, maka anime ini mungkin menarik 'hanya' sebagai filler anime yang benar-benar kalian tunggu season ini.


#4. KIDOU SENSHI GUNDAM: TEKKETSU NO ORPHANS 2


Well well, masihkah saya membutuhkan penjelasan panjang-lebar mengapa anime ini saya rekomendasikan? Cuma mungkin yang membedakan Tekketsu no Orphans season ini dengan season sebelumnya adalah nama Tekkadan sudah mulai diperhitungkan kekuatannya, ditampilkan dengan makin banyaknya personil Tekkadan dan para karakter dari season pertama mulai terlihat sebagai para 'senior', serta elemen 'politik'nya juga mulai menguat (well, it's Gundam series, what do you expect?). 

Dan sedikit 'lucu' adalah kemunculan Kamen Rider Knight karakter bertopeng lainnya setelah sebelumnya McGillis Fareed menjadi sosok bertopeng. Sosok kali ini kemungkinan adalah Gaelio Bauduin yang pada season sebeluhmya dikhianati McGillis.


#5. NANBAKA


Gag anime selalu punya tempat tersendiri di hati saya, dan karena alasan itu pula anime Nanbaka masuk dalam list anime yang saya rekomendasikan. Menceritakan tentang empat tahanan yang memiliki hobi melarikan diri dari penjara yang ditahan pada penjara dengan tingkat keamanan paling bagus di dunia, Penjara Nanba.

Meskipun memiliki potensi dari sisi kedalaman cerita, apalagi bila kita melihat alasan mengapa karakter Jyugo memiliki hobi masuk penjara untuk kemudian melarikan diri, setidaknya sekarang anime ini cukup fresh dengan konsep lawakan para tahanan yang kerap bertindak layaknya anak-anak yang kerap membuat berang Hajime, sang sipir penjara (yang entah mengapa sering terlihat seperti pengasuh mereka).


#6. TRICKSTER: EDOGAWA RANPO "SHOUNEN TANTEI-DAN" YORI


Setelah tahun 2015 lalu kita disuguhkan dengan anime Ranpo Kitan: Game of Laplace yang terinspirasi dari novel karya Ranpo Edogawa, maka tahun 2016 kita kembali mendapatkan original anime yang juga terinspirasi dari novel Ranpo Edogawa berjudul TRICKSTER. Bila Game of Laplace mengambil cukup banyak kisah dari buku Ranpo Edogawa semisal "Japanese Tales of Mystery and Imagination", "The Fiend with Twenty Faces", "Strange Tale of Panorama Island" dan "The Edogawa Rampo Reader", maka TRICKSTER lebih memfokuskan pada dua judul; "The Boy Detectives Club" dan "The Fiend With Twenty Faces".

Mungkin akibat menggunakan lebih sedikit novel yang dijadikan acuan, jalan cerita pada TRICKSTER terlihat lebih 'kuat' dibandikan Game of Laplace. Selain itu, beberapa karakter 'sampingan' juga terlihat 'normal', bandingkan dengan Game of Laplace dimana para karakter sampingan itu bahkan tidak mendapatkan wajah, bahkan tak jarang digambarkan sebagai manekin kayu saja.

8 komentar:

  1. Setiap season gua selalu nungguin artikel rekomendasi anime dari lu, hehehe. Season ini jujur gua agak bingung mau nonton apa, soalnya kebanyakan adalah lanjutan dari anime season lalu. Thank you buat rekomendasinya, tar gua cari deh judul-judul di atas hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak om Keven ^o^
      Duh, terharu baca komennya.

      Iya, rata-rata masih lebih enak anime lanjutan musim lalu.
      Gue ngerasa anime fall 2016 ini rata trick buat dipilih sih, hehe.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Hmmmmm.... sudah kuduga #iniapa

      Hapus
  3. Saya sudah mengikuti Drifters, aselik keren. Yanh paling konyol memang Nanbaka, haha. Btw nice post, mau coba lihat yang lainnya, haha.

    BalasHapus
  4. wah saya lagi seneng nonton drifter, cuma suka agak lama updatenya.
    oh iya gan kalau kebetulan cari tips fotografi mampir juga dong ke blog ane
    gariswarnafoto[dot]com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anu..... kan update Drifters sama kayak anime-anime fall lainnya, yaitu seminggu sekali '-')

      *muncul pertanyaan "lama dari mananya?"*

      Hapus
  5. no 1 dan 2 masuk list saya
    kalo keijo sih nunggu beres aja deh biar puas
    setelah saya bikin postingan blog tentang anime yang saya tonton musim ini ternyata lumayan banyak juga

    GAHAHAHAHA

    BalasHapus

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...