Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

20 Januari 2012

(Kemungkinan Adanya) Konspirasi Dibalik SOPA

RUU SOPA sudah memakan korban, yang pertama ialah situs Megaupload yang menyediakan layanan mengunggah berbagai macam ide kreatif tersebut sudah ditutup Tidak sampai disitu, bahkan pemilik Megaupload, Kim Dotcom dan seluruh harta kekayaannya disita.

Amerika tampaknya serius ingin mengesahkan RUU SOPA ini, dan jika sampai RUU ini disahkan, maka akan banyak situs-situs lainnya yang terancam tutup. Sebut saja seperti situs jejaring sosial dan situs penyedia layanan unggah-unduh secara gratis seperti facebook dan YouTube.

Hal ini disebabkan karena ada kemungkinan (yang sangat besar) dalam situs-situs tersebut mencantumkan ide kreatif milik orang lain tanpa meminta izin terlebih dahulu. Ambil contoh situs YouTube, jika ada orang yang menyanyikan lagu band/penyanyi kesukaannya dan menyebarkannya di situs YouTube (tanpa meminta izin kepada sang pemilik lagu), maka berdasarkan peraturan SOPA, orang tersebut harus ditangkap dan diadili (jadi ada kemungkinan Norman Khamaru akan ditangkap karena melantunkan lagu caiyacaiya).

Karena ini bisa disebut langkah mundur bagi dunia internet dan kebebasan global, sedikit-banyak muncul pemikiran bahwa ini merupakan suatu konspirasi demi tujuan yang lebih besar.



PROLOG

Jika dilihat secara sekilas maka SOPA ini sangat menguntungkan bagi para produsen, khususnya yang berasal dari Amerika. Perusahaan besar seperti Hollywood dan Sony tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar jika SOPA dilegalkan. Namun apakah semua produsen yang meraih keuntungan hanya berasal dari negara adikuasa tersebut ? Anggapan seperti itu tidak sepenuhnya benar, karena banyak perusahaan yang berbasis di AS dimiliki oleh orang asing, dengan diberlakukannya SOPA, maka devisa negara dari si pemilik perusahaan secara otomatis mengalami peningkatan. Secara umum, itulah pendapat dari mereka yang mendukung dilegalkannya SOPA.

Bagaimana dengar mereka yang kontra terhadap SOPA ? Alasan utama dan paling banyak diapungkan tidak lain ialah matinya kebebasan menggunakan internet. Bayangkan dunia tanpa facebook, twitter maupun YouTube. Akses informasi dan hiburan akan dibatasi. Konsekuensinya ? Media pemasaran (yang tentu mendukung SOPA) akan kembali dilirik masyarakat, which means keuntungan media akan meningkat karena masyarakat sangat membutuhkan informasi dan hiburan. Hiburan mungkin bisa kita kesampingkan dalam masalah ini, permasalahan utamanya ialah informasi.

Ada pepatah yang mengatakan "orang yang menguasai informasi maka ia bisa menguasai dunia". Sedikit kekanakan mungkin, tapi hal tersebut dapat diterima logika. Bayangkan jika pemimpin kita memperlihatkan sikap dan muka yang baik di depan rakyatnya tanpa bisa diketahui keburukannya. Banyak sudah terjadi kasus yang memojokkan orang-orang yang 'bermain kotor' di belakang publik karena sistem informasi saat ini yang sangat transparan.

Bicara soal transparan, jaman sekarang memang sudah seharusnya kita transparan (jujur) di media karena informasi sangat mudah untuk didapatkan. Bayangkan kalau SOPA disahkan, tingkat penipuan akan semakin meningkat karena minimnya informasi. Selain minimnya informasi, kebebasan berbicara dan berpendapat juga akan semakin terkekang, lagi-lagi kembali pada masalah minimnya informasi.



TEORI KONSPIRASI

Jika SOPA disahkan maka akses menuju informasi global dan terkini akan semakin dibatasi, hal ini akan mempermudah orang-orang yang 'memiliki pengaruh' untuk mengatur aliran informasi yang beredar di masyarakat. Nah, dengan minimnya informasi yang dimiliki masyarakat, maka 'operasi rahasia' pemerintah bisa menjadi lebih rahasia lagi. Hal ini dikarenakan sulitnya untuk mendapatkan informasi yang teraktual dan terpercaya.

Kalau sekarang kita bisa mengetahui apa-apa saja yang terjadi di belahan Bumi manapun hanya dalam hitungan menit sejak kejadiannya terjadi, maka jika SOPA disahkan hal tersebut menjadi hampir tidak mungkin. Dengan demikian masyarakat dunia akan bereaksi lebih lambat (bahkan tidak bereaksi jika tidak adanya informasi) jika suatu negara melakukan agresi terhadap negara lain. Contoh lain ialah dapat terjadinya jurang kesenjangan yang sangat besar antara negara maju dengan negara berkembang dan negara terbelakang.

Selama ini (menurut saya) bantuan internasional selalu diberikan kepada negara berkembang dan negara terbelakang jika berita tentang negara tersebut sudah mendunia. Entah karena ingin menarik simpati dunia atau memang berhati baik, namun bantuan internasional akan diberikan secara 'keroyokan' oleh beberapa negara dalam waktu yang bersamaan. Saya kurang mengerti tentang politik dunia, maka dari itu saya tidak akan memperpanjangnya.

Well, tanpa bermaksud menjelek-jelekkan, namun negara adikuasa yang mengusulkan RUU SOPA ini sudah mendapatkan kesan buruk bagi beberapa kalangan terkait tindakan agresinya ke beberapa negara Timur Tengah. Dikhawatirkan SOPA ini hanya menjadi alat untuk menutupi tindakan 'kelam' mereka dalam usaha menginvansi negara-negara lain tanpa diketahui dunia. Karena pada jaman sekarang harga diri suatu negara di mata dunia sangat penting dibandingkan apapun.

------------------------------------------------------------------------------------

EPILOG

Jika pada akhir tahun 2011 dunia digemparkan dengan ramalan suku Mayan yang menyatakan kiamat akan terjadi pada tahun 2012. Mungkin ada benarnya, bayangkan jika masyarakat sekarang yang sudah terbiasa dengan aliran informasi tanpa batas tiba-tiba tidak dapat mengakses informasi lagi. Pengetahuan seseorang, baik umum maupun khusus (secara mayoritas) akan menjadi terbatas dan buta akan kondisi terkini di sekelilingnya.

Jaman tanpa informasi internet bisa dibilang langkah mundur umat manusia, dan tidak sedikit juga yang menyebut tindakan melegalkan SOPA sama dengan kembali ke jaman jahiliah (dark ages). Masa dimana pengetahuan sangat terbatas dan banyaknya manusia-manusia bodoh (minim pengetahuan/informasi).

Dengan kata lain, dilegalkannya SOPA berarti kiamat bagi dunia internet dan pengguna jasa layanan internet.



EKSTRA

RUU SOPA sebenarnya bisa ditentang secara keras, jikalau situs-situs penguasa internet seperti google dan facebook mau bersikap tegas untuk melawan SOPA. Dengan jumlah massa dan penggunanya yang sudah tak terhitung lagi itu bisa melakukan 'demo' yang keras untuk melawan RUU yang mengekang kebebasan berselancar di dunia maya tersebut.

Berikut ada karikatur dari situs 9gag yang mencoba menggambarkan masa depan jika SOPA benar-benar dilegalkan.

(source)

LAST WORDS

Tulisan ini ditulis hanya sebagai bentuk penyaluran isi pemikiran dan berdasarkan referensi yang sudah dicantumkan. Masih menunggu tanggapan para pembaca tentang masalah ini. Semoga yang dituliskan di postingan ini hanya sebuah teori belaka dan sesungguhnya tidak terjadi.




Referensi :

29 komentar:

  1. gue termasuk yang kontra dengan sopa loh. soalnya kan kita bebas berekspresi, dengan sopa, ini bisa terbatasi. ga kebayang gue galau gara2 gak bisa akses ini itu, gak bisa bikin ini itu. tapi hal ini memang bener2 harus dipertimbangkan lagi, melihat minimnya kesadaran masing2. semakin tingginya cyber crime itu juga kan perilaku masyarakat yang tidak bertanggung jawab. dan tidak bisa menyalahkan tokoh2 yg berperan dlm sopa ini, be wise sajalah, tetap update and lets see..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya kalau membahas cyber crime, itu lebih kepada pengawasan orang tua (atau yang lebih paham) kepada para pengguna internet pemula (misalnya anak-anak) untuk membantu memilah-milah konten yang bisa dinikmati.

      Beda dengan SOPA yang membabat habis semua situs yang dianggap menggunakan ide kreatif orang lain (baik secara sadar maupun tidak). Itu sudah bukan lagi kesadaran pribadi, melainkan pengekangan.

      CMIIW

      Hapus
  2. Kalo menurut yang saya baca di salah satu situs yg nentang SOPA, dikatakan bahwa pembuatan SOPA itu sama sekali ga konsultasi sama IT expert.

    Maaf, tapi menurut saya SOPA ini sifatnya mirip-mirip sama kebijakan IT Indonesia yg kemaren-kemaren biki netizen gedeg.

    Err...
    Menurut saya, dengan demikian (jika SOPA diresmikan) maka yang menguasai internet pada akhirnya hanyalah richman, penguasa, dan militer. Sehingga masyarakat tidak dapat lagi bersatu secara massive untuk menentang sesuatu. u_u

    CMIIW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga pernah baca (lupa situsnya, tapi pernah baca waktu SOPA pertama kali diributkan), dan katanya memang SOPA diusulkan tanpa ada pertemuan dengan pakar IT.

      Saya juga berpendapat seperti itu, kalau benar-benar dilegalkan maka sosok-sosok mereka yang vokal berbicara di dunia maya akan semakin berkurang.

      CMIIW

      Hapus
  3. Tidaaaaaaaakkkk.......!!! Internet itu dunia saya... Dan kalau segala informasi tertutup..... Itu bener bener kiamat T.T

    kiamat. Kiamat. Kiamaaatt T.T

    BalasHapus
  4. lalu, kalau internet mati kemana aku harus berbagi Cerita dan berbagi Gambar? ini gak boleh terjadi!! gak boleh Y__Y

    BalasHapus
  5. dilihat dari segi ekonomi amerika itu udah hancur sejak beberapa tahun lalu dan masih diambang kehancuran. ya mungkin bener teori konspirasinya.. hanya Tuhan yg tau *eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari berdoa semoga teori saya itu tidak benar, dan yang lebih penting mari berdoa supaya SOPA tidak dilegalkan (kalau jeng bloggi termasuk yang kontra terhadap SOPA) ^^v.

      Hapus
  6. waoww, bner juga sih sama apa yang dibilang di artikel mas tadi, internet bakal kelam, hidup tanpa internet = masa purba

    BalasHapus
  7. umm sorry, bukannya yg di larang dalam UU SOPA itu pembajakan dan hal lain mengenai hak cipta? bagaimana bisa nyambung ke informasi rahasia?

    bukannya yg dibatasi itu konten yg melanggar hak cipta? tidak semua informasi, dan tentu tidak mengakibatkan matinya internet, hanya saja situs penyedia layanan gratisan terancam tidak beroprasi seperti megaupload yg baru tutup. sorry bisa dijelasin poin ini?

    dan ternyata perancang SOPA sendiri adalah pelanggar hak cipta, background website doi memakai karya photographer yg belum diminta izin, LOL (sumber 9gag)

    se,oga SOPA tidak jadi di sah kan, meski hanya situs USA yg di blokir, dampaknya ke kita pengguna layanan dari situs USA tersebut u_u

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama pembajakan dan hal-hal yang berhubungan dengan hak cipta tersebut biasa diunggah di situs-situs umum. Nah, di situs umum itu siapa tahu ada postingan/tulisan/apalah yang berhubungan dengan berita-berita terkini. Kalau situs tersebut tutup (katakanlah seperti youtube yang pasti sudah banyak melanggar kalau SOPA disahkan), nasibnya bisa seperti Megaupload sekarang.

      Untuk masalah informasi rahasia ini masih dalam teori saya. Landasan pemikirannya ialah 'kewajiban' untuk dan menyebarkan informasi (contoh : kejadian perang) secara luas (dunia). Misalkan perang dilakukan dengan secara kecil dan dampaknya besar (menyerang desa-desa kecil sebelum mengambil alih suatu negara) informasinya akan sulit didapatkan dibanding masa sekarang, dimana jika ada serangan bersenjata akan ramai dibicarakan, minimal di negara itu sendiri (re : Indonesia yang dulu membahas kasus perang saudara di Timor).

      Kenapa berhubungan dengan informasi ? Karena kalau banyak situs yang bernasib seperti Megaupload maka kebebasan berbicara secara luas (di dunia maya) akan semakin terbatas, dan ujung-ujungnya harus menggunakan layanan berbayar yang disediakan oleh kapitalis (bisa negara, bisa yang berpihak dengan mereka),

      Anggaplah mereka bersekongkol untuk menyembunyikan fakta, dengan media yang sangat minim orang juga akan mendapatkan informasi yang minim (tentunya kurang bisa dipercaya).

      Dasar pemikiran saya seperti itu, tapi semoga hal-hal tersebut hanya terjadi di pikiran saya.

      (Soal 9gag itu saya sudah lihat dan cuma bisa tertawa)

      Hapus
  8. Baca komen2 yang diatas juga, masih belum jelas yah yang mana yang benar..?

    Berat banget bacaannya, berbobot, aamiin cuma teori ajah

    BalasHapus
  9. Kok jadi kepikir masanya Soeharto ya..
    bisa lebih parah mungkin..
    *semoga bener cuma teori*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kaya' masa Soeharto kemungkinan saya sudah hilang sekarang.

      Semoga benar ini hanya terjadi di pikiran saya.

      Hapus
  10. kiraiin tadi SOPA nama orang :)

    wih ngeri juga ya klo dilegalkan.

    BalasHapus
  11. Begitulah orang di negara maju, ngeributin hal yg ga penting. Ribut2 soal hak cipta tapi para artis tetep kaya kok, liat aja rumahnya gede2, segede Istana Bogor...

    BalasHapus
  12. panik kalo SOPA bener bener disahin. ijin share ke facebook ya, biar yang lain juga pada tau

    BalasHapus
  13. kerjaan dajjalis lagi nih. ahelah, ribet.

    gue setuju sama yg dikatakan om claude, btw hampir sama kayak kasus kita kemaren tuh, yang katanya 4shared dan situs porno mau diblokir. namun nyatanya masih ada aja hahahaha.

    BalasHapus
  14. membayangkan bagaimana masa depan tanpa internet bikin gue pengen nangis, tadinya gak terlalu peduli dengan SOPA sampe baca postingan ini..

    Apa ini tahap awal dari new world order? new internet world order?

    setuju bahwa pemberlakuan SOPA merupakan kemunduran dunia internet

    BalasHapus
  15. Bener-bener nggak bisa dan nggak mau bayangin kalo SOPA dilegalkan. Tinggal berdoa aja semoga kita diberi yang terbaik.

    Oh ya kak, ijin ngeshare di facebook ya :D

    BalasHapus
  16. gue termasuk yang kontra dengan hal ini. tapi banyak temen temen gue yang beranggapan hal ini biasa saja bahkan ada yang pro dengan hal ini. entah apa yang dipirkan, kebanyakan teman teman gue menutup mata dengan hal semacam ini dan tidak tahu dampak kedepannya.

    Ijin share di FB ya bang :D *ngikut fetty*

    BalasHapus
  17. Kalo blog tapi nulis postingan yang original gimana tuh? gak kena kan? Kalo SOPA ini jadi berarti gue gak bisa download film dong, haiks, terpaksa nonton di bioskop. Tolak SOPA!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau misalkan ada konten yang merupakan hak cipta orang lain, ada kemungkinan juga hilang dari search engine.

      Hapus
  18. ijin nge-share di twitter ya bang! :D *ikut-ikutan*

    BalasHapus
  19. jadi gak ada lagi yg gratisan gak ada lagi facebook, twitter dan jejaring lainnya mau jadi apa kita?? Dikendalikan dajjal amerika?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dilegalkan berarti memang tidak ada layanan unduh gratis lagi di dunia maya. Semua harus melewati proses meminta izin dari si pemilik ide kreatif.

      Hapus
  20. ngikut komen di atas untuk mencoba *be wise* aja, hehe :)
    yaa kali aja tu maksudnya biar kita beralih ke hobi *purchasing* bukan *downloading*. Beralih ke hobi baca *real-book* bukan *e-book*. Walo itu pastinya akan lebih menyiksa dompet -,-"

    #yaela, komen mahasiswa tingkat akhir banget itu mah :p
    but, teorinya boleh juga, ijin share ya :)
    terimakasih ^_^

    BalasHapus

Dapat berkomentar menggunakan G+ namun mohon maaf tidak memperbolehkan akun anonim.

Sangat terbuka dengan segala macam komentar, apalagi yang bisa membangun untuk kemajuan blog ini.

Tidak disarankan untuk melakukan copas (copy-paste) terhadap segala tulisan di blog ini karena sewaktu-waktu dapat dilaporkan kepada DMCA Google yang menyebabkan blog si plagiat dapat dihapus dalam kondisi terparah.

Akhir kata, terima kasih sudah berkomentar ^^v

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...