KEHADIRAN JKT48 di Indonesia tidak hanya menyemarakkan dunia musik Indonesia, namun juga mengenalkan beberapa budaya Jepang pada masyarakat Indonesia. Paling jelas ialah penggunaan kata-kata 'populer' dalam bahasa Jepang seperti "Oyasumi" (selamat tidur), "Ohayou" (selamat pagi), "kawaai" (cantik) dan sebagainya.
Para pengguna kata-kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan kicauan twitter mereka umumnya adalah fans "baru" JKT48 yang menyatakan diri mereka sebagai wota. Namun sebenarnya apa itu wota? Apakah benar wota itu adalah fans yang 'garis keras', fans yang benar-benar fans atau malah fans senior dalam dunia idoling?
Para pengguna kata-kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan kicauan twitter mereka umumnya adalah fans "baru" JKT48 yang menyatakan diri mereka sebagai wota. Namun sebenarnya apa itu wota? Apakah benar wota itu adalah fans yang 'garis keras', fans yang benar-benar fans atau malah fans senior dalam dunia idoling?





















