Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

11 Februari 2017

Lola Zieta dan Pengguna Facebook Indonesia yang 'Kaku'


Lola Zieta adalah cosplayer dari Yogyakarta yang merupakan satu-satunya perwakilan asal Indonesia pada perhelatan Cosplay Competition Night di event Tokyo Game Show, Jepang 2016 lalu ini dalam beberapa hari terakhir menjadi buah bibir pengguna facebook Indonesia, khususnya mereka yang memiliki hobi atau gemar mengikuti berita Jepang-jepangan Indonesia.

Hal yang bisa disebut dikarenakan 'drama facebook' yang bermula saat akun fanpage facebook milik Lola mengunggah foto cosplay 'berani' dari karakter Mikasa Ackerman/Carla Radames. Foto tersebut selain memicu perdebatan antara mereka yang pro dengan mereka yang kontra, juga semakin menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna facebook di Indonesia masih 'kaku'.

8 Mei 2014

HobbyFest 2.0, Hepi di Event, Shocking Soda Setelahnya


*sepertinya sudah semakin jarang bikin tulisan baru di blog ini, oh well.*

Yo minna ~~
Ogenki desuka?? orz orz orz

*berasa wiabu sekali*

It's already Mei dan gue baru publish satu blogspot. Huft.
Pindahan kontrakan dan juga banyak hal lainnya menyita waktu hingga alokasi bikin blogpost makin terkuras, belum lagi fokus teralihkan dengan hobi baru ane yaitu cosplay-ing dan photoshoot cosplay. orz orz orz.

Bicara soalnya cosplay, baru-baru ini gue datang (iya, cuma datang, ga ikut lomba atau apapun, just datang) ke event HobbyFest 2.0. Pict diatas sudah bisa sedikit menjelaskan ngapain aja gue disana. Penasaran dengan ceritanya? Lanjut lah kk ~~~~

1 Mei 2014

Oshimen Atau Mousoumen?


Kebanyakan orang Indonesia terkenal latah, latah dalam hal apapun. Termasuk dalam hal gaya hidup, cara berpakaian, jenis musik yang disukai hingga hal-hal yang bisa dikatakan sepele lainnya. Sifat latah ini membuat segala sesuatunya di Indonesia menjadi cepat menjadi trend, sayangnya meski dikategorikan sebagai trend namun banyak dari mereka yang hanya ikut-ikutan suka tanpa ada niatan untuk mendalami latar belakang sebenarnya dari trend tersebut.

Berbicara soal kebiasaan latah dan malasnya masyarakat mencari makna sebenarnya dari hal yang mereka buat menjadi sebuah trend, muncul sebuah pertanyaan apabila kita melihat para fans JKT48 sebagai contoh ; apakah mereka termasuk mereka yang oshimen terhadap member JKT48, atau hanya sebatas mousoumen?

15 April 2014

The Raid 2 ; Berandal. Sebuah Kekecewaan


Film The Raid bisa dibilang sebagai film Indonesia 'pertama' yang berhasil memukau pecinta film --baik di Indonesia maupun dunia--, dengan mengusung action bela diri yang sarat darah dan kekerasan membuat film pertamanya mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Berawal dari kesuksesan film pertamanya sekuel film The Raid akhirnya dirilis tahun 2014 ini.

Namun berdasarkan opini pribadi saya, film The Raid ; Berandal kurang bisa memenuhi ekspetasi (setidaknya ekspetasi saya), berbeda dengan film pertamanya.

[ MAY CONTAIN SPOILERS ]

11 Januari 2014

Mantan Member JKT48 Main Film Bareng Raditya Dika?


Raditya Dika meneruskan 'tradisi'nya dengan kembali membuat film hasil adaptasi buku karyanya. Kali ini buka Radit yang diubah menjadi bentuk film adalah adaptasi dari bukunya yang berjudul 'Marmut Merah Jambu'. Namun film terbarunya Radit mungkin ada terasa berbeda, karena dalam film terbarunya ini ia menyelipkan salah satu mantan member JKT48 sebagai salah satu cast.

3 Oktober 2013

Hari Batik Nasional, Sebuah 'Kado' Dari Malaysia

Pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu adalah hari bersejarah dalam sejarah budaya Indonesia, khususnya yang berhubungan dengan seni fashion tradisional. Hari itu adalah hari dimana batik yang sebelumnya sempat diklaim Malaysia menjadi budaya khas mereka, akhirnya disahkan UNESCO sebagai budaya asli milik Indonesia.

Tidak hanya itu, tanggal 2 Oktober kemudian ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat Indonesia tetap ingat, sadar dan bangga akan salah satu kesenian tradisional Indonesia tersebut.

Namun bila menilik secara luas, sebenarnya Indonesia (mungkin masih) membutuhkan klaim dari negara lain atas kekayaan negara ini. Karena kebanyakan dari masyarakat Indonesia kerap melupakan budaya asli mereka dan terkesan lebih menyukai budaya asing.

24 September 2013

Kenapa Cosplayer Asal Indonesia Sering Dicap 'Jelek'?

Orochi X cosplaying as Noctis (FF XIII Versus)
Cosplay adalah kegiatan dimana seseorang bertransfromasi menjadi karakter favoritnya melalui penggunaan kostum dan aksesoris lainnya. Biasanya, karakter yang diperankan berasal dari manga/anime/game asal Jepang.

Namun meskipun cosplay kerap diasosiasikan dengan budaya Jepang, sesungguhnya kegiatan cosplay ini merupakan hobi dan budaya asli dari rakyat Amerika.

Selain besar dan populer di Jepang, trend cosplay ini juga telah cukup lama merambah di masyarakat Indonesia. Khususnya karena banyaknya event-event bertemakan Jepang di Indonesia menjadikan para cosplayer asal Indonesia menjadi memiliki lahan untuk mengekspresikan hobi mereka.

Namun meskipun begitu, tidak jarang cemoohan semisal 'kostumnya jelek' atau 'wajah yang tidak sesuai dengan karakter yang diperankan' diucapkan kepada cosplayer negeri ini, baik melalui forum internasional maupun di Indonesia itu sendiri.

23 Agustus 2013

WISH, Dari Bandung Menuju Dunia


Trend musik Jepang bisa dibilang menjadi semakin kuat pada tahun 2012, khususnya karena pengaruh kehadiran JKT48 sebagai sister grup dari idol grup terkenal di Jepang ; AKB48. Semenjak JKT48 memulai debut mereka di industri musik Indonesia, aliran musik Jepang menjadi semakin familiar di telinga masyarakat Indonesia.

Meskipun yang 'beraliran' Jepang di Indonesia bisa dikatakan 'baru' dibawakan oleh band J-Rocks dan JKT48, namun beberapa nama indie mulai banyak yang merambah aliran musik negara Sakura tersebut. Salah satu yang 'terbantu' dengan trend musik Jepang adalah WISH, vocal-dance grup yang berasal dari Bandung.

19 Juli 2013

Efek Samping Melawan Tim Elit Eropa Terhadap Timnas

Indonesia All Stars VS Arsenal
Baru-baru ini Indonesia kedatangan dua tim elit asal benua Eropa. Yang pertama adalah kunjungan tim nasional Belanda, pada pertandingan yang dimenangkan Belanda dengan skor 3-0 tersebut skuat merah-putih --khususnya sang kiper Kurnia Meiga-- mendapatkan apresiasi lebih karena telah bermain diluar ekspetasi pecinta sepakbola Indonesia.

Namun saat berhadapan dengan salah satu tim elit asal Liga Inggris, Arsenal FC, tim nasional Indonesia yang menggunakan nama "Indonesia All-Stars" pada saat itu harus dipermalukan dengan skor telat tujuh gol tanpa balas.

Indonesia memang kalah kelas apabila berhadapan dengan klub-klub elit asal liga elit Eropa maupun tim nasional benua Biru. Namun apakah semua kekalahan menghadapi tim-tim kuat tersebut memberikan keuntungan terhadap timnas kita? Atau malah memberikan dampak sebaliknya, melemahkan kekuatan Indonesia yang memiliki potensi untuk berbicara banyak di level Asia Tenggara.

13 Juli 2013

JKT48 Dan LipSync

Bagi mereka yang 'baru' dengan konsep bermusik ala idol grup maupun boyband/girlband, tentu penampilan secara langsung (live) menjadi salah satu titik lemah yang selalu dicerca para haters-nya (atau bisa dibilang seperti itu).

Para para penyanyi --atau artis yang menggunakan lagu sebagai salah satu nilai jual mereka-- tentu tampil secara lipsync bisa membawa dampak buruk bagi citra mereka. Seakan ada peraturan tak tertulis di kalangan masyarakat bahwa musisi yang tampil lipsync itu adalah musisi 'hina' dan sudah membohongi para fansnya.


Sebagai 'anak baru' di industri musik Indonesia, JKT48 juga tidak luput dari tuduhan melakukan lipsync di beberapa acara. Dan memang dalam beberapa kesempatan sister grup AKB48 melakukan lipsync. Namun apakah pantas menyalahkan sang artis sepenuhnya 'hanya' karena melakukan lipsync, dan apakah para member JKT48 secara pribadi memang menghendaki tampil secara lipsync?

15 Juni 2013

"Best Girlband" di IKCA 2013, Awal Kemunafikan Wota?


Saat JKT48 dinominasikan dalam kategori "Best Boyband/Girlband" pada ajang Indonesia Kids Choice Award (IKCA) 2013 lalu, sedikit pertanyaan muncul di benak saya. Bagaimana mungkin para wota yang selama ini seakan 'haram' apabila mendengar apabila JKT48 disamakan/disebut sebagai girlband bisa tinggal diam saat idola mereka disamakan, bahkan kandidat pemenang dalam award yang selama ini kata-katanya mereka anggap haram?

Pada akhirnya, acara penentuan award yang berdasarkan pada polling sms tentang boyband/girlband mana yang menjadi favorit anak-anak Indonesia itu menasbihkan sister grup AKB48 tersebut sebagai pemenang untuk award "Best Boyband/Girlband", karena personil JKT48 terdiri dari perempuan semua, maka bisa dibilang kalau mereka dianggap sebagai girlband paling favorit di mata anak-anak Indonesia.

Lalu bagaimana tanggapan para wota (penggemar JKT48. katanya) terkait idola mereka yang berhasil memenangkan award 'haram' tersebut?

24 Mei 2013

Demokrasi Yang (Tidak) Bebas

Bila berbicara tentang demokrasi, tentu nama mantan presiden Soeharto sulit untuk dilupakan. Orang yang menjadi presiden kedua Indonesia ini secara tidak langsung dapat dikatakan sebagai 'pencetus' paham demokrasi di Indonesia, dimana pada masanya rakyat bersatu untuk meruntuhkan tirani sang Presiden yang sudah bertakhta selama 32 tahun di negeri ini.


Namun sayangnya, demokrasi di Indonesia belum dapat dikatakan berjalan sebagaimana mestinya. Masih banyaknya tindakan korupsi di Indonesia ini,  bukan hanya korupsi terhadap aset negara berbentuk materi semata, namun korupsi negara dalam hal 'mental bangsa' juga semakin sering terjadi.

16 April 2013

Sisi Gelap Fans Sepakbola di Indonesia

Sepakbola bisa dibilang sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari banyaknya klub sepakbola lokal yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, banyaknya klub-klub asal luar negeri yang digemari oleh masyarakat negara ini menyebabkan sepakbola dapat disebut sebagai olahraga yang paling diminati di Indonesia.

Namun sayangnya perilaku beberapa oknum yang mengaku sebagai 'fans garis keras' sebuah klub sepakbola atau semacamnya bisa dibilang tidak terpuji. Apalagi di era socmed yang semakin menjamur ini, saling hina antara suporter fans klub sepakbola tidak dapat terhindarkan lagi. Parahnya beberapa dari mereka (yang masih ababil tentunya) sering terbawa emosi ketika menonton langsung maupun pada saat acara nonton bareng yang berakhir dengan adu jotos.

7 April 2013

Konten Porno di Masyarakat Indonesia

Dibandingkan jaman dahulu, jaman sekarang kasus pelecahan seksual dan penyebaran konten pornografi dan pornoaksi memang dapat dikatakan lebih sering terjadi. Globalisasi yang menjadikan masyarakat sekarang -- terutama anak kecil -- mampu mengakses konten-konten tidak senonoh itu selalu dijadikan alasan beberapa pihak terkait maraknya tindakan pelecehan seksual.

Namun sebenarnya, bukan hanya masalah akses yang mudah menjadi penyebab maraknya kasus pelecehan seksual ini. Ada beberapa faktor lain yang sayangnya terabaikan masyarakat hingga memicu si pelaku untuk melakukan tindakan tersebut.

5 April 2013

DreadOut, Game Horor Karya Anak Bangsa


Game bertemakan horor memang sudah biasa terlihat di Industri game dunia. Nama-nama setan terkenal seperti vampir, zombie, mumi dan setan asal negara barat lainnya semakin mendunia karena dukungan industri game. Namun bagaimana kalau setan-setan asli Indonesia seperti pocong dan kuntilanak mulai merambah dunia game?

Adalah digital happiness yang bertindak sebagai pembuat game horor Indonesia ini. Meskipun versi fullnya belum dirilis ke pasaran, namun versi demo dari game DreadOut ini sudah mendapat tanggapan yang baik melalui dunia maya. Game ini menceritakan perjalan sekumpulan anak SMA yang tergabung dalam kegiatan ekstrakulikuler fotografi yang terjebak disebuah desa yang penuh oleh makhluk gaib.

26 Maret 2013

Dampak Negatif JKT48

(source)
Kehadiran JKT48 di industri musik tanah air bukan hanya semakin menyemarakkan dunia musik Indonesia, namun juga memberikan pengalaman baru kepada para penggemarnya. Dengan konsep 'idola yang bisa ditemui setiap hari', para fans JKT48 cukup datang ke theater JKT48 dan mereka sudah bisa melihat penampilan idola mereka secara langsung, sungguh berbeda dengan artis lain di Indonesia yang hanya bisa disaksikan secara langsung pada acara tertentu saja.

Namun dibalik semua kesuksesan yang mengiringi JKT48, ada beberapa dampak negatif dari sister grup AKB48 ini bagi sebagian masyarakat Indonesia. Kebanyakan sisi negatif yang timbul dari idol grup ini bukan berasal dari mereka, namun merupakan dampak dari sebagian fans JKT48 yang masih 'labil'.

16 Maret 2013

Idol Grup Indonesia Hanya Korban Manajemen ?

Katanya "hargailah karya anak bangsa daripada karya negara lain" atau "cintai produk lokal", namun bila melihat dinamika kehidupan remaja Indonesia saat ini kata-kata tersebut masih sulit untuk diwujudkan. Hal ini karena memang sekilas produk luar itu lebih "WAH" daripada produk lokal. Selain itu beberapa produk lokal terkadang "dianak-tirikan" oleh orang kita sendiri, sebut saja fenomena idol grup (boyband dan girlband) yang marak beberapa waktu ini.


Membanjirnya idol grup Indonesia ini berbarengan dengan makin menggilanya Korean wave di Nusantara. Entah karena mainstream, peluang bisnis atau memang keinginan dari sang artis sendiri, yang jelas semenjak Korean wave menyerang Indonesia jumlah idol grup yang dulu merupakan minoritas di Indonesia, sekarang bisa dibilang sebagai salah satu genre mayoritas.

22 Februari 2013

Artis dan Idol

Atsuko Maeda
ARTIS dan juga idol. Dua sebutan bagi mereka para penghibur fansnya baik dengan penampilan yang menarik maupun suara yang indah. Meski sama-sama berprofesi sebagai penghibur, namun tetap saja ada perbedaan diantara mereka sehingga dibuat menjadi dua kata yang berbeda.

Meskipun di dunia hiburan kedua kata ini sudah lama dikenalnya, namun bagi dunia hiburan Indonesia kata idol ini menjadi 'kata baru' yang mulai dikenali oleh masyarakat Indonesia akibat kemunculan acara American/Indonesia Idol dan mulai populernya idol grup (baik dari negara Korea maupun Jepang).

11 Februari 2013

Idol, Idol Grup Serta Boyband dan Girlband

Hatsune Miku
(Virtual Idol)
Kata idol pertama kali booming di Indonesia ketika acara pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol (yang merupakan versi Indonesia dari acara American Idol) tayang di televisi nasional Indonesia. Semenjak saat itu pemahaman orang tentang apa itu 'idol' hanya menjadi sebatas musisi yang menyanyi di panggung megah dengan kualitas nomor wahid.

Kemudian pada akhir 2011 masyarakat Indonesia pun mengenal 'idol grup' sebagai efek dari kemunculan JKT48, sister grup dari idol grup AKB48 yang merupakan salah satu idol grup terpopuler di negeri Sakura, Jepang.

Sejak saat itu para fans yang kebanyakan berasal dari kaum adam mulai membanding-bandingkan idol grup mereka (JKT48) dengan boyband maupun girlband yang bermunculan di Indonesia akibat pengaruh Korean wave beberapa bulan sebelum kemunculan JKT48.

Namun tahukah kalian bahwa 'idol grup' dari Jepang dengan boyband(BB)/girlband(GB) asal Korea sebenarnya memiliki lebih banyak kesamaan dibandingkan perbedaan?

6 Februari 2013

Gaya Harajuku, Ulzzang dan Alay

SEIRING dengan makin banyaknya gadget dan jejaring sosial yang memudahkan penggunanya untuk mengunggah foto dirinya ke dunia maya, maka berbagai jenis foto mulai beredar di dunia maya, dari yang mainstream sampai yang heboh.

Di Asia sendiri ada beberapa sebutan untuk mereka yang melakukan hal yang 'lebih' maupun 'unik' untuk mendapatkan hasil foto sesuai dengan keinginan mereka. Kalau di negara Jepang ada gaya harajuku, di Korea ada seni yang dinamakan ulzzang, sedangkan di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan foto alay.

Ada beberapa kesamaan dan perbedaan dari ketiga style dari ketiga negara ini, meskipun ketiga sama-sama tentang gaya dan cara seseorang berekspresi dalam berbusana dan mengambil foto diri mereka, baik sendiri maupun berkelompok.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...