Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

7 Mei 2012

Saat Gua (Lagi-Lagi) Nyasar di Bandung

Jadi grup blogger gua yang bernama Kancut Keblenger (@kancutkeblenger) itu lagi-lagi mengadakan semacam event sebagai ajang kumpul sesama member, kali ini berkerja sama dengan Save Street Child Bandung (SSCB) yang mengajak (atau lebih tepatnya kami yang ikutan ? au ah) acara yang dinamakan "Fun Charity" ini . Karena bekerja sama dengan SSCB maka tempat kumpul kali ini adalah di Kota Kembang, Bandung.

Art pemberitahuan acara Fun Charity-nya
By : Ririz (@rizkyririz)



Berangkat, Blackberry dan HP Antimo

Berhubung gua bangunnya kepagian (sekitar pukul empat subuh) dan nggak mau kebablasan kalau tidur lagi, akhirnya gua memutuskan untuk stay awake sampai waktu keberangkatan. Acara Fun Charity dimulai pukul 11 jadi menurut teori Darwin perkiraan gua dan Dony, kami bakalan sampai tepat waktu kalau berangkat dari Baranang Siang (nama terminal) pukul tujuh pagi.

Saat waktu sudah menunjukkan pukul enam, saatnya bangunin Dony supaya bisa melakukan persiapan terakhir sebelum berangkat ke Bandung. Last check selesai, saatnya berangkat ke terminal Baranang Siang. Bermodalkan secercah uang saku dan janji Ririz yang nantinya bakalan nge-jemput setibanya di Bandung, perjalanan dimulai.

Berhubung gua dan Dony naik motor ke terminal Baranang Siang, maka harus detour dulu di sekitar terminal buat nyari tempat penitipan motor. Okeh, motor telah aman dititipkan sekarang harus secepatnya nyari bus yang akan berangkat. Akhirnya dapat bus yang akan berangkat dalam waktu lima menit lagi #sujudsukur. Tapi pas duduk di bangku gua baru sadar, blackberry gua kemana ?! Padahal harusnya ada di kantung jaket gua !!! (karena pas gua grepe kantung jaket waktu isi bensin masih ada).

Secara masih dalam keadaan panik bin galau akhirnya gua turun (Dony ngikut) dari bus, menelusuri jejak perjalanan sampai ke tempat penitipan motor, hasilnya nihil. Mau ditelusuri ke kontrakan sudah terlanjur di Baranang Siang dan pasti bakalan telat sampai Bandung-nya, akhirnya dengan berat hati gua memilih untuk tetap move on berangkat ke Bandung.

Karena gua orangnya mabuk darat kalau naik kendaraan, akhirnya dengan satu tablet antimo gua sukses tidur di perjalanan. Gua terbangun di (kira-kira) sudah setengah perjalanan, dan gua SHOCK [ zoom in zoom out ], ternyata teman kontrakan gua yang tidak usah disebutkan namanya disini mengirim pesan singkat ke Dony, dan isinya ......

Blackberry gua ketinggalan di kontrakan. 

Jadi yang gua grepe-grepe tadi itu antimo dan bukan BB ??? 

SMS balasan teman gua tentang keberadaan si Blackberry





Penantian, Bullying dan KK Bandung

Setelah hati ini tentram akibat kepastian lokasi dan so-called smartphone gua, akhirnya gua dan Dony sampai juga di Bandung, tepatnya di terminal Leuwi Panjang. Berhubung HP (atau smartphone ?) gua ketinggalan, jadi sesi tanya-jawab via sms dengan Ririz dilakukan oleh Dony. Nah, permasalahannya adalah gua kira si Ririz udah stand-by di Leuwi Panjang, eh ternyata di juga masih on the way (bahasa kerennya otw). Menunggu dan menunggu ......

Akhirnya si Ririz datang juga, dan dibonceng pakai motor =.=

Ternyata itu motornya si Isal (kalau di FB namanya Kira L Poki), berhubung si Ririz ini (sepertinya) seksi antar-jemput member yang dari luar Bandung, akhirnya si Isal ditinggal sendiri untuk mencari lokasi kumpul sementara dia jadi guide gua dan Dony. Kami pun naik angkot, yang naujubilah panas dan ngetemnya ngajak ribut. Berhubung nothing to do akhirnya gua dan Dony malah nge-bully (sebenarnya nggak maksud begitu, cuma kata-kata terucap saja), bahkan Ririz sudah 'nyerah' saat baru di-bully selama 15 menit.

Screen Capture dari blog-nya Ririz

Turun dari angkot, kata Ririz yang sedang telpon-telponan sama Funy sang ketua pelaksana dia nunggu di KFC, akhirnya kami berjalan ke arah KFC. Setibanya di KFC belum ada tanda-tanda dari Funy, akhirnya Ririz nelpon lagi. Ternyata, si Funy bukan di KFC, melainkan di seberang KFC.



Setelah bertemu dengan Funy, akhirnya gua bertemu dengan muka-muka member Kancut Keblenger Regional Bandung, dan terutama OM KEVEN !!! (Untunglah gua sempat bertemu dengannya sebelum dia move on ke China), ada beberapa muka yang sudah dikenal sebelumnya sih, sebut saja Galih aka Sule yang sudah jadi Bisma akibat pasang behel. Tempat kumpulnya ada di sebuah tempat makan (lupa namanya apa), akhirnya makan siang dilakukan disini, dengan menu ayam bakar (dan diselingi salah fokus terkait paha dan dada).

*Sebenarnya seneng juga ketemu sama Yono, karena ini membuat 'koleksi' pertemuan dengan beberapa member awal KK menjadi semakin banyak (kurang Ega, Mamadz, Riki, Zippy sama siapa lagi yah ? #mikir)

Pernah lihat band Green Day ? Nah itu #cumananya
Gua - Dony - Galih
Jangan bertanya kenapa dokumentasi para wanitanya minim, tanyakan seksi dokumentasi
Dony - Galih - Keven - Isal (Poki) - Kinan
Poki - Funy - Kinan - Ririz
Ayu (pacarnya Ujay) - Ujay - Yono - Gua

Setelah perut terisi, agenda berikutnya ialah karaokean. Berhubung dari tempat makan ke tempat karaokeannya tidak terlalu jauh, maka opsi jalan kaki menjadi pilihan terbaik. Seperti biasa, kalau sudah ke tempat karaokean dan lagu-lagu familiar muncul yang namanya kegilaan sudah tak dapat dihindari lagi).

si Galih ngeliatin apaan yah ? #lupabeneran
Om Keven, the one and only
Abstrak ... seabstrak-abstraknya .__.
Efek kebanyakan karaokean


KK, SSCB dan KPJ

Setelah 'agak' puas karaokean (yang kira-kira satu jam) akhirnya tujuan dialihkan ke acara utama hari ini, lokasi KK feat. SSCB untuk acara Charity ini. Lokasinya ada di sebelah mesjid (again, gua nggak tahu nama lokasi pastinya) jadi memudahkan bagi para member muslim yang ingin melaksanakan ibadah sholat. Sampai disana ternyata harus nunggu lagi karena anak-anak KPJ (Komunitas Pengamen Jalanan) dan teman-teman dari SSCB-nya belum kelihatan. Akhirnya memilih ngaso di sekitar lokasi sambil di-trolling sama langit Bandung (ujan, kagak, ujan, kagak).

Setelah ketiga komponen untuk acara ini lengkap (volunteer dari Kancur Keblenger, member Save Street Child Bandung dan KPJ), maka acara ini dimulai dari si empunya perampatan (si bapaknya yang bilang begitu, dan gua juga lupa nama bapaknya). Berhubung acara hari ini lebih ke games dibanding pengajaran, acara lebih banyak diisi oleh Dita (seksi acara) dan om Keven, sementara sisa member KK lainnya menyebar dan beberapa jadi seksi dokumentasi.


Ini games
Ini #teamsalahfokus
Ini curhat

Ternyata tidak semua anak jalanan tersebut yang mengikuti games, hanya yang (bisa dikatakan) anak-anak saja yang antusias mengikuti games yang diadakan, sedangkan bagi mereka yang sudah remaja lebih memilih untuk memperhatikan dari jauh. Atas saran Dony, akhirnya Dony, gua dan Kinan melakukan pendekatan dengan mereka untuk sedikit membuka alasan mengapa mereka (bisa dibilang) kurang mau membaur.

Sebagian dari mereka memang lebih berorientasi ke kesenian, dalam hal ini musik. Karena itu beberapa dari mereka (mungkin) kurang tertarik dengan games yang diadakan. Ada juga mas-mas yang sudah berumur, dan dia menanyakan tentang kemungkinan komunitas musik anak jalanan ini diekspos, di era teknologi ini sebenarnya hal-hal bersifat promosi video gampang dilakukan (via YouTube), alasan itu yang membuat gua berani mengatakan adanay kemungkinan musik mereka diekspos ke khalayak ramai.

Ternyata komunitas anak jalanan ini telah beberapa kali memenangkan festival musik dan memiliki piagam, namun ada keinginan dari mereka untuk mendapatkan lebih dari sekedar piagam. Atas dasar itu para member KK yang ada disana (ide awal dari Dony) memutuskan untuk membuat blog yang khusus yang meliput komunitas anak jalanan yang akan dinamakan [ coming soon yak, jangan spoiler dulu ]. Awalnya mungkin yang di Bandung, kedepannya siapa tahu akan menyebar ke regional lain. Hal ini supaya para anak jalanan punya sesuatu yang bisa dibanggakan, yah minimal ketika mereka ke warnet mereka bisa melihat penampilan diri mereka di blog tersebut, tidak melulu main game online.

Tak terasa akhirnya acara Fun Charity ini selesai, bagi gua pribadi banyak kesan yang mengena dari perjalanan ke Bandung kali ini. Kesan tentang #teamsalahfokus, member Kancut Keblenger dan wajah lain dari anak jalanan. Acara pun ditutup dan member KK yang tersisa (om Keven dan Ujay sudah pulang duluan) melakukan evaluasi kegiatan setelah melaksanakan ibadah sholat magrib. Setelah evaluasi selesai, gua, Dony dan Galih pulang kembali ke Bogor (sebenarnya diajak nginep dulu di kostan Yono, tapi berhubung ada acara di minggu pagi terpaksa diurungkan).

COMING SOON !!!
(SAAT GUA NYASAR DI ......
< isi sendiri >)

Bandung, 5 Mei 2012




Bonus

Ketika gua, Dony dan Galih melakukan perjalan pulang via jalan kaki dari lokasi Chartity ke terminal Leuwi Panjang. Gua menemukan suatu gambar yang 'agak mengena' dengan grup Kancut Keblenger, karena gua tidak membawa HP, maka atas bantuan saudara Galih Hidayatullah aka Bisma dulunya Sule, karikatur di suatu dinding di sisi kota Bandung ini dapat diabadikan.

Happy Birthday buat admin Kancut Keblenger (maksa)
Irvina Lioni Yuniasari


Sumber gambar :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...