Bacot Gue Suka Suka Gue

Bacot Gue Suka Suka Gue
Art by @yulianzone

12 Maret 2014

Suzuhana Yuuko, Mendobrak Batas Musik Jepang Tradisional dan Modern


Biasanya kita melihat musik tradisional itu dipandang sebagai dua aliran musik yang berbeda. Dimana musik tradisional biasa dianggap sebagai musik 'lama' dan 'tidak keren' oleh penikmat musik modern, sedangkan musik modern biasa dianggap sebagai musik yang 'berisik' dan 'tidak indah/memiliki makna' bagi penikmat musik tradisional.

Bisa dikatakan, perbedaan pada kecepatan beat per minutes menjadi salah satu faktor pembeda kedua jenis musik ini. Namun Suzuhana Yuuko, seorang wanita asal Jepang berhasil membuat perpaduan yang menarik dari kedua jenis musik yang (katanya) berbeda tersebut --setidaknya untuk musik tradisional/modern di Jepang-- .

Suzuhana Yuuko sudah dekat dengan dunia musik semenjak usia dini --khususnya musik dan tradisi tradisional Jepang--, ketika Yuuko berusia tiga tahun ia sudah mulai belajar memainkan piano dan pada usia lima tahun ia sudah belajar melakukan shigin (seni bercerita menggunakan puisi dari Jepang).

Musik dan tradisi Jepang seakan menjadi bagian dari kehidupan Yuuko, dimana ia akhirnya meneruskan kuliah di Tokyo College of Music jurusan Piano dan pada tahun 2011 berhasil memenangkan penghargaan sebagai  Miss Nico Nama 2011 dan memenangkan kompetisi shigin nasional yang diadakan Columbia records.

Yuuko juga terkenal karena kemampuannya menulis lirik lagu dan menggubah musik modern menjadi musik tradisional di situs Nico Nico Douga. Selain menjadi pengarang lagu, Yuuko juga aktif sebagai guru shigin dan juga pianist.

Bakat bermusik dan kecintaannya pada seni tradisional Jepang (khususnya yang berhubungan dengan musik) mendorongnya untuk membentuk beberapa grup yang mengusung musik tradisional sebagai identitas nya. Berikut beberapa grup yang dibentuk Yuuko ;


ASTY


Dibentuk pada tahun 2009, ASTY adalah grup yang dibentuk Yuuko bersama dua rekannya selama masa kuliah ; Yuukari dan Miina. ASTY merupakan grup musik yang kontras dengan jenis grup shigin lainnya. Hal ini dikarenakan ASTY menggabungkan alat musik 'asing' semisal piano dan violin yang jarang (bahkan hampir tak pernah) digunakan grup shigin.




Hanafuugetsu


Hanafuugetsu adalah trio musik tradisional yang terdiri dari ; Suzuhana Yuuko (vocal, shigin, pianist dan penulis lagu), Daisuke Kaminaga (leader dan Shakuhachi) dan Kiyoshi Ibukuro (koto dan penulis lagu). Kekuatan Hanafuugetsu ada pada kemampuan Yuuko dalam melakukan shigin, dimana suaranya cocok dengan aransemen musik tradisional dan dia mengeluarkan getaran suara ala penyanyi tradisional Jepang dengan baik.





Wagakki Band


Wagakki Band bisa dibilang menjadi band yang tercipta dari circle pertemanan para utaite Nico Nico Douga yang memiliki visi sama untuk menggabungkan musik tradisional dan modern. Terbukti dari adanya personil Hanafuugetsu (Yuuko, Daisuke dan Kiyoshi), Wasabi yang pernah menjadi penulis lagu untuk album "Mugen Wondergate" milik Yuuko feat. Shirakami Mashiro, hingga Beni Ninagawa yang terkenal di Nico Nico Douga karena versi cover akan lagu-lagu modern menggunakan alat musik shamisen.





==============================================


Musik tradisional dan musik modern memang secara kasat mata terlihat berbeda. Namun kedua jenis ini memiliki sebuah kesamaan, mereka adalah musik, dan indahnya alunan musik itu (bisa dibilang) sangat bergantung bagaimana cara mengolah/meng-aransemen nya sehingga bisa dinikmati para penikmat setianya dan mereka yang masih awam dengan jenis musik tersebut.



Referensi ;

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...